camera
Exposure Mode:
- Speed Priority untuk mengunci speed, lantas diafragma akan mengikuti secara otomatis
- Aperture Priority berarti mengunci diafragma, lantas speed akan mengikuti secara otomatis.
- Manual berarti baik diafragma maupun speed diatur sendiri. Anda bisa aktifkan Live View untuk memantau hasil yang akan didapat.
Diafragma:
- Diafragma angka kecil misalnya f/2.8, f/3.5, atau f/4 menghasilkan ruang tajam yang pendek sehingga objek yang agak jauh dari titik focus akan menjadi blur. Cocok untuk pemotretan manusia terutama close-up
- Diafragma angka besar misalnya f/8, f/11, f/16 dst. menghasilkan ruang tajam yang lebih panjang sehingga objek yang agak jauh dari titik focus juga masih cukup tajam. Cocok untuk pemotretan landscape dan macro.
Speed:
- Speed yang tinggi untuk membekukan objek yang bergerak.
- Speed yang rendah untuk menangkap efek gerak suatu objek.
ISO:
- ISO adalah kepekaan sensor terhadap cahaya.
- ISO rendah merekam lebih lambat, namun menghasilkan tone yang lembut dengan noise lebih sedikit. Cocok untuk pemotretan outdoor.
- ISO tinggi merekam lebih cepat, dan menghasilkan kontras lebih tinggi dengan konsekuensi noise lebih banyak. Cocok untuk pemotretan indoor yang minim cahaya misalnya aksi panggung.
- Speed Priority untuk mengunci speed, lantas diafragma akan mengikuti secara otomatis
- Aperture Priority berarti mengunci diafragma, lantas speed akan mengikuti secara otomatis.
- Manual berarti baik diafragma maupun speed diatur sendiri. Anda bisa aktifkan Live View untuk memantau hasil yang akan didapat.
Diafragma:
- Diafragma angka kecil misalnya f/2.8, f/3.5, atau f/4 menghasilkan ruang tajam yang pendek sehingga objek yang agak jauh dari titik focus akan menjadi blur. Cocok untuk pemotretan manusia terutama close-up
- Diafragma angka besar misalnya f/8, f/11, f/16 dst. menghasilkan ruang tajam yang lebih panjang sehingga objek yang agak jauh dari titik focus juga masih cukup tajam. Cocok untuk pemotretan landscape dan macro.
Speed:
- Speed yang tinggi untuk membekukan objek yang bergerak.
- Speed yang rendah untuk menangkap efek gerak suatu objek.
ISO:
- ISO adalah kepekaan sensor terhadap cahaya.
- ISO rendah merekam lebih lambat, namun menghasilkan tone yang lembut dengan noise lebih sedikit. Cocok untuk pemotretan outdoor.
- ISO tinggi merekam lebih cepat, dan menghasilkan kontras lebih tinggi dengan konsekuensi noise lebih banyak. Cocok untuk pemotretan indoor yang minim cahaya misalnya aksi panggung.

nah ini nih yang dicari...
BalasHapusbawel -_-
BalasHapusikan bawel
BalasHapus