note


"Pria selalu punya ruang tersembunyi di hatinya. Tak ada yang tahu. Bahkan percayakah kau, ruang sekecil itu jauh lebih absurd daripada seorang wanita terabsurd sekalipun"

--Tere Liye, novel "Daun yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin"

"Orang yang memendam sering kali terjebak oleh hatinya sendiri. Sibuk merangkai semua kejadian disekitarnya untuk membenarkan hatinya berharap sibuk menghubungkan banyak hal agar hatinya senang menimbun mimpi. Sehingga suatu waktu ketika dia tidak tahu lagi mana simpul nyata dan mana simpul yang dusta."

--Tere Liye, novel "Daun yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin"

Tidak ada yang lebih indah dibanding masa muda. Ketika kau bisa berlari secepat yang kau mau,bisa merasakan perasaan sedalam yang kauinginkan, tanpa takut terkena penyakit fisik atas semua itu. Maka manfaatkanlah dengan baik masa-masa terbaik tersebut.”

— Novel "Kau, Aku, dan Sepucuk Angpau Merah" - Tere Liye

“Orang-orang yang jatuh cinta terkadang terbelenggu oleh ilusi yang diciptakan oleh dirinya sendiri. Ia tak kuasa lagi membedakan mana yang benar-benar nyata, mana yang hasil kreasi hatinya yang sedang memendam rindu. Kejadian-kejadian kecil, cukup sudah untuk membuatnya senang. Merasa seolah-olah itu kabar baik.

Padahal saat itu ia tahu kalau itu hanya bualan perasaannya, maka saat itulah hatinya akan hancur berkeping-keping. Patah hati! menuduh seseorang itu mempermainkan dirinya. Lah, siapa yang mempermainkan siapa, coba ?”

— Tere Liye - Berjuta Rasanya

Perasaan itu cepat sekali berubah, bahkan bisa lebih cepat dibanding hujan jadi cerah, cerah jadi hujan. Dan saat perasaan berubah jadi hujan, bahkan bisa lebih banyak geledek, petirnya.

--Tere Liye

“Dan tunas-tunas perasaanmu tak bisa kaupangkas lagi. Semakin kautikam, dia tumbuh dua kali lipatnya. Semakin kauinjak, helai daun barunya semakin banyak.”

-- Tere Liye, novel ‘Daun Yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin’


....intinya perasaan itu memang misteri dan tak pernah di ketahui oleh dirinya maupun diri sendiri...




Komentar

Postingan Populer